KESETIAAN HANYA DATANG PADA DIRI ORANG YANG BERKELAS
AZIZAH
KHOIRUNNISA
KESETIAAN HANYA
DATANG PADA DIRI ORANG YANG BERKELAS
Kata pembuka
|
S
|
etia...mungkin tidak jarang dari anda yang sering
mendengarkan kata setia. Menurut saya setia itu berarti tetap bertahan pada
satu perasaan dengan segala akibat yang akan di taggung. Setia itu sulit?
Memang! Setia itu sulit. Setia hanyalah datang pada diri orang yang berkelas.
Jarang orang yang bisa setia. Semisal saja cinta. Banyak orang yang mengatakan
cinta, namun buktinya dia tidak bisa setia, dengan satu laki laki ataupun satu
perempuan. Setia hanya datang pada diri orang yang bisa menjaga nafsunya.
Seperti dari berbagai kutipan kisah cinta “setialah jika kamu ingin
mendapatkan”. Seperti kisah pada suatu orang yang slalu setia untuk menunggu
lelaki yang di cintainya datang pada dirinya. Padahal perempuan itu belum bisa
memastikan bahwa sosok laki laki yang di cintainya itu juga memiliki perasaan
yang sama seperti dirinya. Tetapi,perempuan itu tetap setia untuk mencintai
sosok laki laki itu hingga cintanya terbalaskan. Perempuan itu hanya bisa
berdoa semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu berikan yang terbaik dan berikan
keadilan kepadanya. Hingga pada akhirnya, dengan kesetiaan sang perempuan yang
rela menunggu dan tetap mencintai sosok laki laki yang bukan dalam waktu pendek
cintanya dapat terbalas. Karena dia
tetap setia, untuk mencintai satu laki laki. Dari kutipan cerita pembuka
tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa kita tidak harus mendapatkan laki
laki atau perempuan yang sempurna. Tetapi bagaimana cara kita untuk mencintai
dengan cara yang sempurna, yaitu dengan setia.
Azizah Khoirunnisa
Bantul, 20 September 2016
Daftar
isi:
Kata
pembuka-page 3
Daftar
isi –page 4
Perkenalan
– page 5
Perjuangan
– page 6-7
Kesetiaan
– page 7-9
Keraguan
– page 9-11
Kebencian
– page 11-12
Perkenalan
Tanggal 18 juli 2016 adalah hari
pertama sasa masuk ke sekolah. Sasa bersekolah di SMP N SEMANGAT. Di sekolah
sasa tersebut 3 hari masuk pertama yaitu pada tanggal 18,19,20 ada acara
Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Di acara tersebut sasa tidak sengaja
bertemu dengan laki laki sesama siswa baru yang bernama Nasir. Saat itu pula,
sasa mulai ada perasaan dengan laki laki tersebut. Saat itu sasa belum kenal
dengan siapapun, karena itu adalah hari pertama dia masuk ke sekolah.
Setelah itu sasa berkenalan
dengan temannya yang lain yang bernama laysa. Saat itu sasa dengan laysa sudah
terlihat akrab. Sasa adalah tipe orang yang mudah di ajak untuk berteman. Sejak
saat itu, laysa mulai membicarakan tentang sosok laki laki yang di sukainya.
Laysa mengajak sasa untuk saling menebak, siapa nama laki laki yang di sukai
oleh keduanya.lalu, laysa mengatakan duluan bahwa laysa suka dengan seseorang
yang bernama Ahmad. Lalu,laysa menyuruh
sasa untuk mengungkapkan siapa laki laki yang di sukainya. Sasa bilang pada
laysa bahwa sasa suka dengan laki laki yang bernama Nasir.
Sasa mengetahui bahwa nama orang
itu nasir, dari temannya yang bernama krisna. Sasa kenal dengan krisna setelah
sasa kenal dengan laysa.
Perjuangan
Setelah mereka mengetahui siapa yang saling di
sukai oleh keduanya. Mereka berdua berusaha untuk mengenal lebih dalam laki
laki yang di sukainya itu. Pada saat itu, adalah hari pertama masuk, jadi
seluruh siswa baru SMP N SEMANGAT berkumpul bersama di aula sekolah untuk
melaksanakan PLS. Saat itu, dengan tidak sengaja sasa melihat nasir. Hingga acara
PLS pada hari pertama selesai, sasa tidak henti hentinya melirik ataupun
melihat nasir. Namun, saat sasa dilihat balik oleh nasir, sasa selalu
mengalihkah pandangannya.
Pada hari kedua PLS hingga hari ke tiga, sasa masih melakukan hal
yang sama pada hari pertama. Setelah selesai PLS, sekolah pun sudah mulai masuk
sebagaimana mestinya. Sasa duduk di kelas B. Begitupun laysa dan Krisna. Sejak
saat itu, sasa baru tau kalau laki laki yang dicintainya itu adalah siswa kelas
A. Ternyata Ahmad yang tidak lain adalah laki laki yang di sukai oleh laysa
juga merupakan siswa kelas A.
Hari semakin berganti. Semakin
lama sasa merasa bahwa dirinya semakin
mencintai nasir. Sasa selau berusaha untuk bisa melihat nasir. Dari situlah
muncul rasa ingin tahu di dalam hati sasa dengan segala yang berkaitan dengan
nasir. Seperti nama lengkapnya, alamat rumahnya, pin bbm nya, dan sebagainya.
Untuk mengerti nama lengkapnya saja, sasa harus berjuang dengan waktu yang
tidak pendek. Karena sasa sudah SMP kelas 1, wajar jika dia memiliki rasa cinta
terhadap lawan jenisnya.
Hingga akhirnya sasa mengetahui
nama lengkapnya. Stelah mengetahui itu, sasa puntidak berhenti mencari tau pin
bbm nya nasir, dan segalanya tentang nasir. Menurut sasa, segala yang di
lakukan sasa itu wajar. Dalam hati sasa pernah berkata “cinta butuh
pengorbanan” ungkap sasa dalam hati. Sasa selalu rela berkorban apapun demi
nasir. Sasa selalu ingin membuktikan kepada nasir bahwa ia sangat mencintai
nasir.
Hingga dalam waktu yang cukup lama pun sasa
tepat setia untuk menanti dan mencintai nasir. Buat sasa menunggu adalah hal
biasa. Sasa bukanlah orang yang pantang penyerah hanya karena tersandung
kerikil. Di dalam hati sasa, sasa tetap akan mencintai nasir sampai sasa dapat
mendapatkan nasir.
KESETIAAN
Saat itu, ternyata rahasia sasa
terbongkar bahwa sasa menyukan nasir. Sebagian temannya hampir mengetahui bahwa
sasa suka dengan nasir. Bahkan kelas A pun ada yang tau bahwa sasa sukan dengan
nasir. Saat itu sasa sedang berada didepan kelas bersama dengan temannya yang
bernama Biba. Tiba tiba sasa di dekati oleh 2 orang perempuan kelas A. Sasa di
ajak turun ke bawah oleh kedua perempuan itu yang bernama febri dan vedi.
Sasa di ajak mengobrol di dekat
lap. Sekolahan. Sasa ditanyai oleh febri dan vedi, bagaimana perasaan sasa ke
nasir. Seketika itu, sasa bingung harus menjawab apa. Kaena febri dan vedi
adalah siswa kelas A, maka sasa pun menjawab dengan jujur. Karena menurut sasa,
mereka satu kelas dengan nasir, artinya mereka dapat membantu sasa untuk dekat
dengan nasir.
Di luar dugaan sasa, ternyata febri dan vedi yang dari tadi bertanya
tanya tentang perasaan sasa ke nasir, yang sasa harapkan mereka berdua dapat
membantu sasa untuk lebih dekat dengan nasir, karena sasa telah mencintai nasir
sejak pertama PLS hingga sekarang hampir 1 bulan sasa mencintai Nasir, yang
cintanya sasa kepada nasir sudah terlanjur dalam. Febri dan vedi hanya ingin
mengatakan bahwa nasir sudah mempunyai pacar.
Seketika itu, wajah sasa langsung
berubah menjadi merah. Sasa kaget, sasa ngga tau apa yang harus di perbuat.
Wajah sasa bercampur antara marah, sedih, dan kecewa. Di saat itulah, sasa
memiliki fikiran untuk melupakan nasir. Tetapi, di dalam lubuk hati kesetiaan
sasa, mengatakan bahwa “jangan lupaka nasir, hanya karena perkataan orang yang
tiada buktinya. Jangan lunturkan rasa kesetiaan mu kepada nasir yang sudah kamu
pupuk sekian lama ini”. Fikiran untuk melupakan nasir pun segera di tepiskan
oleh sasa.
Sasa pun bertanya kepada krisna.
Karena krisna adalah teman sd nya nasir. Sasa berkali kali bertanya dengan
krisna, bahwa nasir punya pacar atau belum, krisna selalu menjawab belum. Lalu,
akhirnya sasa menyebutkan bahwa sasa di beri tahu oleh febri dan vedi bahwa
nasir sudah memiliki pacar. Tetapi dengan jawaban yang sama, krisna menjawab
belum. Bahkan krisna berkata pada sasa, bahwa ferbri dan vedi hanya sok tau
tentang nasir. Krisna pun juga bilang kepada sasa, “jika nasir punya pacar,
nasir akan selalu cerita dengan Krisna” walaupun sebenernya nasir belum pernah
punya pacar, tetapi segala masalah yang di hadapi nasir dia pasti selalu cerita
kepada Krisna. Krisna pun meyakinkan sasa bahwa nasir belum punya pacar.
Perkataan febri dan vedi pun segera di buang, di lupakan, dan di tepiskan oleh
sasa.
Beberapa bulan kemudian,
peristiwa itupun terulang. Saat sasa pramuka, sasa satu pasukan dengan kelas A.
Siswa kelas A yang bernam Dani bicara kepada sasa bahwa nasir sudah punya
pacar. Tetapi, saat sasa bertanya kepada dani, siapa pacarnya nasir, dani
terlihat gelagepan dan tidak dapat menjawab. Sehingga, sasa pun tidak percaya
dengan apa yang dikatakan dani. Omongan dani hanya di anggap sebagai angin oleh
sasa. Sasa ingin lebih memuaskan hatinya, bahwa nasir belum punya pacar. Sasa
bertanya kepada yudha dan ahmad. Mereka berdua sama sama menjawab bahwa nasir
belum punya pacar.
Mulai saat itu, sasa berjanji
kepada dirinya bahwa sasa tidak akan pernah lagi percaya dengan omongan
siapapapun tanpa bukti yang nyata. Di dalam hati sasa berkata dan berjanji
“omongan orang tidak akan melunturkan rasa kesetiaanku kepada nasir”. Sasa
tetap mencintai nasir, dan sasa selalu berusaha
untuk tetap setia dengan nasir,
walaupun banyak rintangan yang harus dihadapinya.
Hingga pada suatu ketika, sasa
sudah tidak dapat lagi untuk menahan perasaanya, yang telah lama di pendam dari
nasir. Sasa menulis surat yang akan diberikan kepada nasir. Surat tersebut
berisi:
“Nasir, aku mohon banget
sama kamu, kamu baca surat ini!
Nasir,
aku pengen jujur sama kamu. Kalau aku suka sama kamu. Maaf, kalau mungkin
menurut kamu aku salah, karena aku ungkapin perasaan ku duluan. Aku udah ngga
mungkin lagi untuk mendam perasaanku terus. Aku selalu ngga bisa konsentrasi
belajar, kalau aku harus terus pendam perasaan aku. Aku selalu fikirin kamu.
Aku butuh kepastian dari kamu. Aku ingin kamu tau gimana perasaan aku ke kamu.
Entah kamu menerima atau engga, yang penting aku udah ungkapin perasaan aku ke
kamu. Aku hanya harapkan yang terbaik. Aku ingin tau gimana perasaan kamu. Aku
harap kamu bisa hargain perasaan aku dan aku harap kamu bisa peka kalau aku
suka sama kamu. Intinya, aku ingin kamu tau kalau aku suka sama kamu! Aku
selalu cemburu kalau kamu deket sama cewek lain. Tapi, aku tau kalau aku ngga
berhak untuk cemburu. Aku sadar, kalau aku bukan siapa siapa kamu. Kalau kamu
respon surat aku, aku harap kamu bisa buktiin ke aku. Tapi, kalau kamu ngga
respon surat aku, buang aja surat ini di depan mata aku. Karena aku ngga
mungkin terus terusan suka sama kamu, jika di sisi lain kamu ngga suka sama
aku. Please, aku mohon kamu berikan jawaban terbaik.
Makasih
kamu mau baca surat aku! Aku ingin kamu
bisa beriin yang terbaik.”
Itu
adalah surat yang ingin diberikan sasa kepada nasir.
Keraguan
|
S
|
asa
menulis surat itu bersama dengan temannya yang bernama nana. Setelah selesai menulis
surat itu, sasapun berusaha untuk memberanikan diri, memberikan surat itu kepada nasir.
Ke esokan harinya sasa bersama nana memberikan
surat itu kepada nasir. Namun, sasa tida berani untuk memberikan surat itu sendiri kepada nasir. Sasa mencari orang
yang dapat di percayai olehnya untuk memberikan surat itu kepada nasir.
Akhirnya, sasa pun memutuskan untuk minta bantuan dari Yudha dan Ahmad, dengan
harapan bahwa Yudha dan Ahmad dapat memberikan surat itu kepada nasir, tanpa di
ketahui oleh siapapun. Tetapi, harapan itu sirna seketika. Yudha dan Ahmad pun
tidak dapat menjaga rahasia. Surat itu di baca di depan umum oleh Yudha dan
Ahmad. Dengan sekejap, semua orang mengetahuinya.
Saat itu, sasa tidak pernah bisa membayangkan apa
yang telah ia perbuat. Sasa, sangat merasa takut dan bodoh. “kenapa aku harus
mempercayai Yudha dan Ahmad? Kenapa Yudha dan Ahmad ngga seindah apa yang aku
bayangkan?” ungkap sasa dalam hati.
Sasa benar benar malu. Sasa ngga tau apa yang akan
ia perbuat. Tanpa sasa ketahui, bahwa vedi pun datang ke kelas sasa. Vedi
berkata pada sasa.
“sa, ayo ikut ke kelas ku!” kata vedi kepada sasa.
“aku ngga bisa, ke kelasmu sekarang. Aku ada
urusan, aku harus ke BK”. Ungkap sasa sebagai alasan kepada vedi, karena sasa
ngga mau ke kelas vedi, karena sasa malu untuk melihat nasir, saat itu juga.
Sasa pun benar benar datang ke BK. Sasa ingin
curhat tentang masalah yang di hadapinya sekarang. Sasa sangat butuh solusi.
Sasa pun mengungkapkan semua masalah yang sedang di hadapinya. Sasa, bertanya
apakah ia harus datang ke kelas A atau tidak. Guru BK sasa pun menjawab bahwa
sasa tidak perlu datang ke kelas A.
Setelah itu, sasa pun keluar dari kantor BK. Sasa
masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Sasa merasa bahwa ia
sedang membawa beban yang sangat berat. Sasa tidak bisa konsen untuk belajar.
Di benak sasa, hanya terbayang bagaimana jawaban nasir. Jawaban nasir adalah
penentu masa depan sasa setelah ini, kata sasa dalam hati.
Bel pun berbunyi, tanda istirahat ke dua. Sasa
kembali di temui oleh vedi untuk di ajak ke kelas A. Sasa pun berusaha
mengelak. Lalu pada akhirnya vedi pun hanya memberikan sasa surat yang di
berikan kepada nasir tadi, sambil berkata.
“ sa, sebelumnya aku minta maaf sama kamu. Aku
ngga bermaksud untuk menyakiti hati kamu atau apapun. Tapi aku terpaksa harus
bilang ini ke kamu. Nasir ngga bisa terima cinta kamu. Di luar sana masih
banyak laki laki yang jauh lebih baik dari pada nasir. Kamu harus tau itu, sa.
Kamu harus sabar ya! Kamu ngga perlu sedih hanya gara gara nasir sa! Intinya,
hanya kamu yang dapat menentukan masa depanmu!”. Itu yang di katakan vedi
kepada sasa.
“ iya, ngga papa kok kalau itu jawaban dari nasir.
Aku akan tetap bahagia, jika itu membuat nasir bahagia, karena aku sayang
nasir”. Itu yang diikatakan sasa, sambil menahan tangis.
Sasa pun segera pergi meninggalkan vedi. Surat
yang di berikan kepadanya itu langung di sobek oleh sasa. Sasa sudah tau apa
jawabannya. Sasa pun mencoba untuk menahan air matanya keluar.
Sasa hanya merenungi apa yang telah terjadi. Sasa
ngga bisa menyalahkan diri nya sendiri dengan apa yang telah di perbuat oleh
nya. “jika aku tidak berikan surat itu kepada nasir, aku ngga akan pernah tau
bagaimana perasaan nasir kepadaku, sehingga aku, aku hanya mencintai nasir,
sedangkan nasir sama sekali ngga mencintai aku, itu akan lebih menyakitkan.
Tapi, sekarang, sekarang aku harus berusaha menjauh dari nasir, aku harus
melupakan nasir, aku harus membuang segala harapanku, aku harus membuang segala
kebahagiaan ku yang pernah terjadi dengannya. Ya tuhan, berikan lah aku
kekuatan.” Kata sasa dalam hati.
Kesetiaan sasa kepada nasir, saat ini sangat
terombang ambingkan. Sasa ngga tau apa yang terjadi padanya. Hingga sekarang
sasa masih mencoba mencari keputusan, apakah dia akan melupakan nasir, atau dia
akan tetap berada dalm perasaan dan posisi yang sama. Janji sasa, untuk tetap setia kepada nasir pun mulai
luntur akan perihnya jawabannya nasir yang benar benar menyakiti hatinya sasa.
Beberapa hari terakhir, setelah sasa memberikan surat
nya ke nasir, sasa pun tidak pernah melihat nasir. Jika sasa bertanya kepada
temannya apalagi dengan kelas A, sasa tidak mau kalau di kira masih terus
menanti nasir dan ngga bisa melupakan nasir. Nasir adalah pandangan pertamanya
sasa. Sasa tidak mungkin bisa semudah itu melupakan nasir.
Sebenarnya sasa sangat merindukan nasir. Sasa
ingin melihat wajah nasir. Namun sasa tidak tahu bagaimana cara dia supaya bisa
melihat nasir. Sasa tidak berani bercerita kepada temannya bahwa dia sangat
merindukan nasir. Sudah tiga hari sasa tidak melihat nasir. Diam diam sasa
selalu melihat ke mana mana untuk mencari nasir. Tetapi sasa sama sekali tidak
melihat nasir.
Sekarang, sasa sudah tidak bisa lagi untuk
chatingan dengan nasir. Bukan karena
sasa malu kepada nasir. Namun karena hp nya nasir di sita oleh bk dan belum di
berikan sampai sekarang, sebab nasir di ketahui oleh bk bahwa dia membawa hp ke
sekolah. Karena di sekolah sasa tidak
boleh membawa hp. Dan saat itu tanpa diketahui ada razia. Dan untungnya saja
saat itu sasa baru ngga bawa hp, jadi hp sasa selamat dari razia.
Sasa senang
kalau hp nasir disita. Supaya dia ngga bisa chatingan sama cewek lain. Tapi
disisi lain sasa juga ikut merasa kehilangan, karena sasa ngga bisa chatingan
dengan nasir lagi. Sasa hanya berdoa semoga tuhan berikan yang terbaik untuk
dia dan nasir.
Kebencian
Beberapa hari setelah kejadian itu, sasa melihat
nasir jalan bersama dengan kakak
kelasnya yang bernama rara. Sebelumnya, sasa tidak memiliki rasa curiga
kepada kakak kelasnya yang bernama rara tersebut. Namun, sasa melihat nasir
dengan rara itu sangat dekat, dari gaya mereka saat berbincang bincang dan
lainnya. Dulu, rara adalah kakak kelas yang paling di sukai oleh sasa. Tapi,
sekarang, sekarang sasa sangat membenci dia.
Waktu istirahat tiba, sasa melihat rara masuk ke
kelas 7A. Timbul rasa curiga dalam benak sasa. Tapi, sasa segera menepiskan
pikirannya tersebut, karena dia tidak mau konsentrasinya terganggu, karena sasa
sedang ujian praktik untuk menceritakan kembali isi suatu teks. Sasa tidak mau
memikirkan nasir lagi, sasa tidak mau teks yang sudah di hafalkan oleh sasa
dalam waktu yang tidak pendek dan tidak mudah itu sirna seketika karena
fikirannya tidak terfokus pada ujian praktik.
Akhirnya, sasa maju dengan membawakan
penampilannya di depan teman sekelasnya. Dan ternyata, yang membuat sasa terkejut
adalah, sasa bisa menjadi yang terbaik di antara teman temannya yang sudah maju
ke depan.
Setelah maju ke depan, dan selesai membawakan
penampilannya, sasa kembali memikirkan nasir. Sempat terlintas dalam benak sasa
untuk melupakan nasir. Tapi, kesetiaan sasa, yang membuat fikiran itu segera di
tepiskan oleh sasa. “ aku berjanji, jika aku mendapatkan rangking 1, untuk
semester ini, aku akan melupakan nasir” kata sasa dalam hati.
Sekarang, sasa sangat , membenci kakak kelasnya
yang bernama rara tersebut. Sasa, tidak menyangkangka bahwa orang yang sangat
di sukainya dulu, sekarang menjadi orang yang sudah menusuk dia. “air tenang
menghanyutkan” ungkapsasa dalam hati.
Sasa benar benar membenci rara. Pagi tadi, sebelum
upacara sasa sempat bertemu dengan rara. Sasa hanya bertanya “ kamu tugas po
mbak?” ungkap sasa sedikit sinis. Sasa sekarang tidak pernah menyapa rara. Saat
bertemu rara, sasa selalu mengalihkan pandangannya.
Saat rara berada di depannya sasa, rara
membicarakan nasir terus. Menurut pandangan sasa, rara itu play girl. Sekarang
sasa berusaha menjauh dari nasir. Sasa ingin melupakan nasir. Sasa merasa dia
sudah cukup di sakiti oleh nasir. Nasir tidakpernah menghargai cintanya sasa. “
aku harus melupakan nasir, atau aku akan terus tersakiiti” ungkap sasa.
Tidak jarang sasa melihat nasir berduaan bersama
rara. Sebenarnya sasa sangat sakit hati. Tapi, apa boleh buat, sasa tida bisa
berbuat apa apa. Sasa sangat sakit hati. Tapi, di depan teman temannya sasa
selalu berusaha ceria. Tidak jarang sasa menangis karena nasir.
Keputusan
Sasa sudah menentukan keputusannya. Sasa, tetap
akan melupakan nasir. “bagaimana dengan kesetiaan ku kepada nasir? Aku sangat
menyayangi nasir. Aku sangat mencintai nasir. Aku ngga bisa jauh dari nasir.
Aku ngga mungkin lupain nasir” ungkap sasa dalam hati.
Namun, sekarang sasa merasabahwa dia suka dengan
anak kelas 7D. Sasa belum mengetahui namanya. Tapi, sasa selalu berusaha
mencari nama orang itu, tapi sasa juga belum mengetahuinya.
Tidak jarang sasa melihat laki laki itu tanpa berkedip.
Rupanya, sasa memang sudah melupakan nasir. Sekarang, sasa sudah tidak pernah
memikirkan nasir. Namun, sering terlintas sakit di hatinya sasa, jika dia melihat nasir bersama rara.
Sepertinya, sasa sangat ingin emosi. Sasa ingin memisahkan mereka. Tapi pada
kenyataan nya sasa hanya tidak bisa melakukan
apa apa.
Mulai dari saat itu, sasa ingin berhenti mencintai
Nasir. Sasa sudah benar benar tidak tahan dengan segala kelakuan Nasir
kepadanya. Sasa merasa bahwa Nasir tidak pernah menghargainya. Sasa mencoba
melupakan Nasir.
Bagaimana dengan kesetiaan sasa?
Sasa yakin jodoh akan datang dengan sendirinya.
Sasa harus melupakan nasir. Sasa tidak boleh terus berharap dengan nasir.
Move On
Sasa selalu berusaha
menghindar dari Nasir. Sasa selalu menjauh dari nasir. Sasa ingin bisa
melupakan Nasir. Sasa mengaku bahwa sasa kadang masih baper jika meliat nasir.
“kenapa aku sulit melupakan Nasir, sedangkan Nasir ngga pernah bisa hargain
aku. Nasir ngga pernah memikirkan perasaan aku. Nasir ngga pernah peka. Nasir
memang bukan yang terbaik buat aku. Dan aku harus menjauh dan melupakan nasir.
Aku harus bisa. Aku harus berusaha. Aku yakin aku bisa” sasa selalu ungkapkan
itu di hati jika bertemu dengan nasir.
Beberapa hari kemudian..
Sasa sudah yakin bahwa
sasa telah melupakan Nasir. Sekarang Nasir sudah tidak menjadi orang yang
paling berharga lagi buat sasa. Beberapa
hari setelah sasa benar benar melupakan nasir, terdengar kabar bahwa
rara kakak kelas nya sasa yang dulu
dekat dengan sasa itu, yang membuat saa sakit hati, telah dekat denan laki laki
lain namanya immanuel. Sasa benar benar tidak tahu begaimana isi perasaan nya
waktu itu. Antara senang karena rar telah pergi dari kehidupan nasir, dan sedih
karena teringat betapa kejamnya nasir dulu kepada sasa saat bersama rara.
Hingga saat ini, dugaan sasa benar bahwa rara memang play girl.
Sepertinya sekarang saa
naksir dengan siswa kelas VIID. Dia namanya Rizal.
Segitiga Kedua
Kisah cinta sasa kepada
Nasir tidak membuat sasa takut dengan cinta. Sasa mulai menyukai seseorang yang
bernama Rizal. Rizal adalah siswa kelas
VIID.
Kata
Penutup
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari
cerita di atas adalah: Jangan jadikan omongan orang sebagai bahan yang dapat
melunturkan rasa kesetiaan kalian. Pertahankan rasa kesetiaan kalian kepada
orang yang anda cintai atau kepada pasangan dan kekasih anda. Karena kesetiaan
hanya datang pada diri orang yang berkelas. Namun, berhentilah kalian setia
dengan orang yang anda cintai jika orang tersebut memang benar benar tidak bisa
menghargai anda. Jangan korbankan diri anda sendiri demi orang yanag selalu
menyakiti anda, membuat air mata anda menetes, dan tidak pernah menghargai anda.
Tinggalkan saja dia. Dan yakinlah jodoh akan datang dengan sendirinya pada saat
yang tepat nantinya. Cintailah orang bukan karena dia sempurna, tapi ccintailah
dia dengan cara yang sempurna.
Ikutin terus “KESETIAAN HANYA DATANG
PADA DIRI ORANG YANG BERKELAS ..
Jangan
lupa ya...baca terus buku buku KESETIAAN HANYA DATANG PADA DIRI ORANG YANG
BERKELAS
Lalu
bagaimana kisah cinta sasa dengan Rizal???
Ikuti
buku KESETIAAN HANYA DATANG PADA DIRI ORANG YANG BERKELAS
Dan
temukan jawabannya...!!!!
Selamat
membaca dan menanti buku edisi selanjutnya...
Di
tunggu yaaaaa......
ByeeeeeeeeeeeeeeJJ
Profil
penulis
Nama nama tokoh:
1.
Sasa
2.
Nasir
3.
Laysa
4.
Krisna
5.
Biba
6.
Yudha
7.
Ahmad
8.
Rara
9.
Rizal
Komentar
Posting Komentar